Hasil Kekayaan Daripada Mengkudu.
Sekilas Tentang Mengkudu
Klasifikasi Mengkudu
Terdapat sekitar 80 spesies tanaman yang termasuk dalam genus Morinda. Menurut H.B. Guppy, ilmuwan Inggris yang mempelajari Mengkudu sekitar tahun 1900, kira-kira 60 persen dari 80 spesies Morinda tumbuh di pulau-pulau besar maupun kecil, di antaranya
Indonesia, Malaysia dan pulau-pulau yang terletak di Lautan India dan Lautan Pasifik.
Hanya sekitar 20 spesies Morinda yang mempunyai nilai ekonomis, antara lain: Morinda
bracteata, Morinda officinalis, Morinda fructus, Morinda tinctoria dan Morinda citrifolia.
Morinda citrifolia adalah jenis yang paling populer, sehingga sering disebut sebagai "Queen
of The Morinda". Spesies ini mempunyai nama tersendiri di setiap negara, antara lain Noni
di Hawaii, Nonu atau Nono di Tahiti, Cheese Fruit di Australia, Mengkudu, Pace di Indonesia dan Malaysia.
Filum: Angiospermae, Sub filum: Dycotiledones, Divisi: Lignosae, Famili: Rubiaceae,
Genus: Morinda, Spesies: citrifolia.
Nama ilmiah: Morinda citrifolia.
Botani Mengkudu
Mengkudu termasuk tumbuhan keluarga kopi-kopian (Rubiaceae), yang pada mulanya
berasal dari wilayah daratan Asia Tenggara dan kemudian menyebar sampai ke Cina,
India, Filipina, Hawaii, Tahiti, Afrika, Australia, Karibia, Haiti, Fiji, Florida dan Kuba.
Sejarah Pemanfaatan Mengkudu
Mengkudu berasal dari Asia Tenggara. Pada tahun 100 SM, penduduk Asia Tenggara
bermigrasi dan mendarat di kepulauan Polinesia, mereka hanya membawa tanaman dan
hewan yang dianggap penting untuk hidup di tempat baru. Tanaman-tanaman tersebut
memiliki banyak kegunaan, antara lain untuk bahan pakaian, bangunan, makanan dan
obat-obatan, lima jenis tanaman pangan bangsa Polinesia yaitu talas, sukun, pisang, ubi
rambat, dan tebu. Mengkudu yang dalam bahasa setempat disebut "Noni" adalah salah
satu jenis tanaman obat penting yang turut dibawa.
Bangsa Polinesia memanfaatkan "Noni" untuk mengobati berbagai jenis penyakit,
diantaranya: tumor, luka, penyakit kulit, gangguan pernapasan (termasuk asma), demam
dan penyakit usia lanjut. Pengetahuan tentang pengobatan menggunakan Mengkudu
diwariskan dari generasi ke generasi melalui nyanyian dan cerita rakyat. Tabib Polinesia,
yang disebut Kahuna adalah orang memegang peranan panting dalam dunia pengobatan
tradisional bangsa Polinesia dan selalu menggunakan Mengkudu dalam resep
pengobatannya.
Laporan-laporan tentang khasiat tanaman Mengkudu juga terdapat pada tulisan-tulisan
kuno yang dibuat kira-kira 2000 tahun yang lalu, yaitu pada masa pemerintahan Dinasti
Han di Cina. Bahkan juga dimuat dalam cerita-cerita pewayangan yang ditulis pada masa
pemerintahan raja-raja di pulau Jawa ratusan tahun yang lalu.
Perkembangan industri tekstil di Eropa mendorong pencarian bahan-bahan pewarna alami
Dapatkan Kapsul Mengkudu Rp. 65 Ribu / 135 kapsul (Free Shipping)
http://www.ekafood.com
SMS/Telp. 0857-6816-7639 (Wahyu)
sampai ke wilayah-wilayah kolonisasi, karena pada masa itu pewarna sintetis belum
ditemukan. Pada tahun 1849, para peneliti Eropa menemukan zat pewarna alami yang
berasal dari akar Mengkudu, dan kemudian diberi nama "Morindone" dan "Morindin". Dari
hasil penemuan inilah, nama "Morinda" diturunkan.
Berikut adalah tabel sejarah perkembangan Morinda citrifolia:
Tahun Keterangan100 M
Imigran dari Asia Tenggara tiba di Kep.
Polinesia dengan membawa bibit Mengkudu.
1849
Orang-orang Eropa menemukan zat pewarna dari akar Mengkudu, yaitu Morindon dan
Morindin.
1860
Penggunaan Mengkudu untuk pengobatan
mulai ditulis dalam literatur Barat.
1950
Penemuan zat antibakteri pada buah
Mengkudu.
1960-1980
Riset-riset ilmiah dilakukan untuk membuktikan
bahwa Mengkudu dapat menurunkan tekanan
darah tinggi.
1972
Ahli biokimia, Dr. Ralph Heinicke mulai
melakukan penelitian tentang xeronine dan
Mengkudu.
1993
Penemuan zat anti kanker (damnacanthal) di
dalam buah Mengkudu.
Orang-orang Eropa mengetahui khasiat Mengkudu sekitar tahun 1800, yang diawali
dengan pendaratan Kapten Cook dan para awaknya di Kepulauan Hawaii (tahun 1778).
Kedatangan mereka turut membawa penyakit-penyakit baru, antara lain gonorrhea, sipilis,
TBC, kolera, influenza, pneumonia yang dengan cepat mewabah ke seluruh wilayah Hawaii
dan mengakibatkan kematian ribuan penduduk. Bahkan pengobatan tradisional
masyarakat setempat tidak sanggup melawan penyakit-penyakit tersebut.
Para peneliti Eropa yang datang kemudian melakukan pencarian dan penelitian tentang
sejarah dan kebudayaan bangsa Polinesia, termasuk sistem pengobatan tradisionalnya.
Dan pada tahun 1860, pengobatan alamiah menggunakan Mengkudu mulai tercatat dalam
literatur-literatur Barat.
(Sumber: Buku Sehat Dengan Mengkudu, Penulis Maria Goreti Waha, STP)
Kandungan Mengkudu
Senyawa-senyawa Terpenoid
Senyawa terpenoid adalah senyawa hidrokarbon isometrik yang juga terdapat pada
lemak/minyak esensial (essential oils), yaitu sejenis lemak yang sangat penting bagi tubuh.
Zat-zat terpenoid membantu tubuh dalam proses sintesa organik dan pemulihan sel-sel
Dapatkan Kapsul Mengkudu Rp. 65 Ribu / 135 kapsul (Free Shipping)
http://www.ekafood.com
SMS/Telp. 0857-6816-7639 (Wahyu)
tubuh.
Zat Anti-bakteri
Acubin, L. asperuloside, alizarin dan beberapa zat antraquinon telah terbukti sebagai zat
anti bakteri. Zat-zat yang terdapat di dalam buah Mengkudu telah terbukti menunjukkan
kekuatan melawan golongan bakteri infeksi: Pseudonzonas aeruginosa, Proteus morganii,
Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis dan Escherichia coli.
Pengujian selanjutnya menunjukkan bahwa kegiatan zat anti-bakteri dalam buah
Mengkudu dapat mengontrol dua golongan bakteri yang mematikan (pathogen), yaitu:
Salmonella dan Shigella. Penemuan zat-zat anti bakteri dalam sari buah Mengkudu
mendukung kegunaannya untuk merawat penyakit infeksi kulit, pilek, demam dan berbagai
masalah kesehatan yang disebabkan oleh bakteri.
Asam
Asam askorbat yang ada di dalam buah Mengkudu adalah sumber vitamin C yang luar
biasa. Vitamin C merupakan salah satu antioksidan yang hebat. Antioksidan bermanfaat
untuk menetralisir radikal bebas (partikel-partikel berbahaya yang terbentuk sebagai basil
samping proses metabolisme, yang dapat merusak materi genetik dan merusak sistem
kekebalan tubuh). Asam kaproat, asam kaprilat dan asam kaprik termasuk golongan asam
lemak. Asam kaproat dan asam kaprik inilah yang menyebabkan bau busuk yang tajam
pada buah Mengkudu.
Nutrisi
Secara keseluruhan Mengkudu merupakan bahan makanan yang bergizi lengkap.
Sebagian besar adat budaya Polinesia masa lampau maupun sekarang, menggunakan
buah Mengkudu sebagai makanan utama. Penduduk asli kepulauan Pasifik Selatan
mengkonsumsi buah Mengkudu untuk dapat bertahan hidup pada waktu kelaparan.
Demikian pula, para prajurit yang menetap di kepulauan Polinesia selama perang dunia II
dianjurkan untuk mengkonsumsi buah Mengkudu untuk menambah kekuatan dan tenaga.
Zat-zat nutrisi yang dibutuhkan tubuh antara lain: karbohidrat, protein, vitamin, dan mineralmineral esensial juga tersedia dalam buah maupun daun Mengkudu. Selenium adalah
salah satu contoh mineral yang banyak terdapat pada Mengkudu dan merupakan
antioksidan yang hebat.
Scopoletin
Pada tahun 1993, peneliti universitas Hawaii berhasil memisahkan zat-zat scopoletin dari
buah Mengkudu. Zat-zat scopoletin ini mempunyai khasiat pengobatan, dan sebagai
tambahan para ahli percaya bahwa scopoletin adalah salah satu di antara zat-zat yang
terdapat dalam buah Mengkudu yang dapat mengikat serotonin, salah satu zat kimiawi
penting di dalam tubuh manusia.
Scopoletin berfungsi memperlebar saluran pembuluh darah yang mengalami penyempitan
dan melancarkan peredaran darah. Selain itu scopoletin juga telah terbukti dapat
Dapatkan Kapsul Mengkudu Rp. 65 Ribu / 135 kapsul (Free Shipping)
http://www.ekafood.com
SMS/Telp. 0857-6816-7639 (Wahyu)
membunuh beberapa tipe bakteri, bersifat fungisida (pembunuh jamur) terhadap Pythium
sp dan juga bersifat anti-peradangan dan anti-alergi.
Zat Anti-kanker (Damnacanthal)
Beberapa penelitian terbaru tentang Mengkudu dilakukan untuk mengetahui kandungan
zat-zat antikanker (damnacanthal ). Empat ilmuwan Jepang berhasil menemukan zat anti
kanker pada ekstrak Mengkudu ketika mereka sedang mencari zat-zat yang dapat
merangsang pertumbuhan struktur normal dari selsel abnormal K-ras-NRK (sel pra kanker)
pada 500 jenis ekstrak tumbuhan. Ternyata zat anti kanker pada Mengkudu paling efektif
melawan sel-sel abnormal.
Xeronine dan Proxeronine
Salah satu alkaloid penting yang terdapat dalam buah Mengkudu adalah xeronine.
Xeronine dihasilkan juga oleh tubuh manusia dalam jumlah terbatas yang berfungsi untuk
mengaktifkan enzim-enzim dan mengatur fungsi protein di dalam sel.
Xeronine ditemukan pertama kali oleh Dr. Ralph Heinicke (ahli biokimia). Walaupun buah
Mengkudu hanya mengandung sedikit xeronine, tetapi mengandung bahanbahan
pembentuk (prekursor) xeronine, yaitu proxeronine dalam jumlah besar.
Proxeronine adalah sejenis asam koloid yang tidak mengandung gula, asam amino atau
asam nukleat seperti koloid-koloid lainnya dengan bobot molekul relatif besar, lebih dari
16.000. Apabila kita mengkonsumsi proxeronine maka kadar xeronine di dalam tubuh akan
meningkat. Di dalam tubuh manusia (usus) enzim proxeronase dan zat-zat lain akan
mengubah proxeronine menjadi xeronine. Fungsi utama xeronine adalah mengatur bentuk
dan rigiditas (kekerasan) protein-protein spesifik yang terdapat di dalam sel. Hal ini penting
mengingat bila protein-protein tersebut berfungsi abnormal maka tubuh kita akan
mengalami gangguan kesehatan.
Secara keseluruhan Mengkudu merupakan bahan makanan yang bergizi lengkap.
Sebagian besar adat budaya Polinesia masa lampau maupun sekarang, menggunakan
buah Mengkudu sebagai makanan utama. Penduduk asli kepulauan Pasifik Selatan
mengkonsumsi buah Mengkudu untuk dapat bertahan hidup pada waktu kelaparan.
Demikian pula, para prajurit yang menetap di kepulauan Polinesia selama perang dunia II
dianjurkan untuk mengkonsumsi buah Mengkudu untuk menambah kekuatan dan tenaga.
Zat Pewarna
Kulit akar tanaman Mengkudu mengandung zat pewarna (merah), yang diberi nama
morindon dan morindin.
(Sumber: Buku Sehat Dengan Mengkudu, Penulis Maria Goreti Waha, STP)
Khasiat Mengkudu Secara Ilmiah
Riset Medis Tentang Mengkudu
Dapatkan Kapsul Mengkudu Rp. 65 Ribu / 135 kapsul (Free Shipping)
http://www.ekafood.com
SMS/Telp. 0857-6816-7639 (Wahyu)
Riset medis tentang Mengkudu dimulai setidaknya pada tahun 1950,
ketika jurnal ilmiah Pacific Science melaporkan bahwa buah Mengkudu
menunjukkan sifat anti bakteri terhadap M. pyrogenes, P. Aeruginosa,
dan bahkan E. coli yang mematikan itu.
Studi dan penelitian tentang Mengkudu terus dilakukan oleh berbagai
lembaga penelitian dan universitas. Sejak tahun 1972, Dr. Ralph Heinicke, ahli biokimia
terkenal dari Amerika Serikat mulai melakukan penelitian tentang alkaloid xeronine yang
terdapat pada enzim bromelain (enzim pada nenas), dan kemudian menemukan bahwa
buah Mengkudu juga mengandung xeronine dan prekursornya (proxeronine) dalam jumlah
besar. Xeronine adalah salah satu zat penting yang mengatur fungsi dan bentuk protein
spesifik sel-sel tubuh manusia.
Tahun 1993, jurnal Cancer Letter melaporkan bahwa beberapa peneliti dari Keio University
dan The Institute of Biomedical Sciences di Jepang yang melakukan riset terhadap 500
jenis tanaman mengklaim bahwa mereka menemukan zat-zat anti kanker (damnacanthal)
yang terkandung dalam Mengkudu.
Lembaga-lembaga penelitian terkemuka di Perancis, Belanda, Jerman, Irlandia, Jepang,
Taiwan, Austria, Kanada, dan bahkan National Academy of Sciences, sebuah pusat kajian
ilmu pengetahuan nasional yang prestisius di Amerika Serikat telah melakukan berbagai
penelitian tentang Mengkudu. Sementara itu, para peneliti di Universitas Hawaii juga telah
melakukan banyak riset tentang Mengkudu, diantaranya riset tentang aktifitas anti-tumor
dan anti-kanker Morinda citrifolia yang dimuat pada sebuah jurnal ilmiah (Proc, West
Pharmacology Society Journal, vol,37, 1994).
Survei yang dilakukan oleh Dr. Neil Solomon terhadap 8000 pengguna sari buah
Mengkudu dengan melibatkan 40 dokter dan praktisi medis lainnya menunjukkan bahwa
sari buah Mengkudu membantu pemulihan sejumlah penyakit, antara lain : kanker,
penyakit jantung, gangguan pencernaan, diabetes, stroke, dan sejumlah penyakit lain yang
ditunjukkan pada tabel berikut.
Kondisi Jumlah Pasien % tertolong
1. Kanker 874 67
2. Sakit jantung 1058 80
3. Stroke 983 58
4. Diabetes, tipe 1&2 2434 83
5. Lesu 7 931 91
6. Peningkatan daya seksual 1545 88
7. Penguatan otot 709 71
8. Kegemukan (ohesitas) 2638 72
9. Tekanan darah tinggi 721 87
10. Perokok 447 58
11. Artritis 673 80
Dapatkan Kapsul Mengkudu Rp. 65 Ribu / 135 kapsul (Free Shipping)
http://www.ekafood.com
SMS/Telp. 0857-6816-7639 (Wahyu)
12. Nyeri 3785 87
13. Depresi 781 77
14. Alergi 851 85
15. Masalah pencernaan 1509 89
16. Masalal pernapasan 2727 78
17. Sulit tidur 1148 72
18. Lemah konsentrasi 301 89
19.
Peningkatan perasaan
sehat
3716 79
20. Kestabilan mental 2538 73
21. Sakit ginjal 2127 66
22. Stress 3273 71
» Data di atas di sadur dari buku Liquid Island Noni(M. citrifolia ), The Tropical Fruit with
101 Medical Uses. » % tertolong adalah pasien yang mengalami peningkatan kesehatan
atau merasakan adanya perubahan dalam tubuh mereka balk secara obyektif maupun
subyektif setelah rnengkonsumsi sari buah Mengkudu.
Melalui riset intensif yang dilakukan oleh para ilmuwan di laboratorium, Mengkudu
menunjukkan keunggulan yang luar biasa.Tanaman ini mengandung berbagai vitamin,
mineral dan enzim, alkaloid, ko-faktor dan sterol tumbuhan yang terbentuk secara alamiah.
Selain itu, daun dan akar Mengkudu mengandung asam amino utuh yang merupakan
sumber protein utama.
Kadar air buah Mengkudu sekitar 52 persen. Beberapa penelitian telah dilakukan untuk
mengetahui elemen apa Baja yang terdapat di dalam Mengkudu. Studi dan penelitian
tersebut telah menunjukkan adanya zat-zat menarik di dalam sari buah Mengkudu,
meskipun belum semuanya teridentifikasi. Baru pada tahun 1993, seorang peneliti (Helen
Sim), dalam tesis masternya yang berjudul The Isolation and Characterization of A Fluorescent
Compound From The Fruit of Morinda citrifolia: Studies on 5-ht Receptor System
melaporkan adanya zat-zat di dalam buah Mengkudu yang tidak dikenal oleh dia maupun
teman-temannya. Sebagian besar zat-zat tersebut berhubungan dengan kesehatan dan
telah dibuktikan hanya terdapat di dalam buah Mengkudu.
Berikut ini adalah manfaat-manfaat lainnya dari buah Mengkudu yang sudah terbukti secara ilmiah.
Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Penyelidikan klinis yang dilakukan oleh Dr. Schechter (Institut Pengobatan Alami di
California) menghasilkan data-data penting tentang kemampuan sari buah Mengkudu, di
antaranya yaitu merangsang produksi sel T dalam sistem kekebalan tubuh (sel T berperan
penting dalam melawan penyakit); memperkuat sistem kekebalan tubuh, terutama
makrofaset dan limfosit dari sel darah putih; menunjukkan efek anti bakteri; mempunyai
efek anti rasa sakit/nyeri (analgesik); menghambat pertumbuhan sel-sel pra kanker/tumor
Dapatkan Kapsul Mengkudu Rp. 65 Ribu / 135 kapsul (Free Shipping)
http://www.ekafood.com
SMS/Telp. 0857-6816-7639 (Wahyu)
yaitu dengan kemampuannya menormalkan fungsi sel-sel yang abnormal.
Mona Harrison, MD dari Boston University School of Medicine dan direktur medis pada
D.C. General Hospiial,USA melaporkan bahwa Mengkudu meningkatkan fungsi kelenjar
tiroid dan kelenjar timus, yang dipercaya bertindak melawan infeksi dan masalah-masalah
yang berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh.
Menormalkan Tekanan Darah
Menurut Neil Solomon, MD.PhD, peneliti masalah kesehatan dari Amerika melaporkan
bahwa buah Mengkudu mengandung sejenis fitonutrien, yaitu scopoletin yang berfungsi
untuk memperlebar saluran pembuluh darah yang mengalami penyempitan. Hal ini
menyebabkan jantung tidak perlu bekerja terlalu keras untuk memompa darah, sehingga
tekanan darah menjadi normal.
Hasil uji coba pada hewan menunjukkan bahwa scopoletin menurunkan tekanan darah
tinggi dan normal menjadi rendah (hipotensi yang abnormal). Namun demikian, scopoletin
yang terdapat dalam buah Mengkudu dapat berinteraksi sinergis dengan nutraceuticals
(makanan yang berfungsi untuk pengobatan) lain untuk mengatur tekanan darah tinggi
menjadi normal, tetapi tidak menurunkan tekanan darah yang sudah normal. Tidak pernah
ditemukan kasus di mana tekanan darah normal turun hingga mengakibatkan tekanan
darah rendah (hipotensi).
Para ahli dari Universitas Stanford, Universitas Hawaii, University of California (UCLA),
Union College of London, Universitas of Meets di Perancis yang telah mempelajari
Mengkudu setuju bahwa tanaman ini berperan menurunkan tekanan darah dalam banyak
kasus.
Percobaan klinis sederhana yang dilakukan oleh Scott Gerson, MD (dari Mt. Sinai School
of Medicine di New York) menunjukkan bahwa banyak pemakai Mengkudu melaporkan
bahwa tekanan darah mereka menjadi tinggi bila berhenti minum sari buah Mengkudu, dan
kembali normal bila mengkonsumsi sari buah Mengkudu secara teratur.
Melawan Tumor dan Kanker
Sebuah makalah menarik yang dihadirkan pada pertemuan tahunan American Association
fin. Cancer Research ke-83 di San Diego, California, tahun 1992 adalah "Aktivitas Antitumor
Morinda citrifolia pada Lewis Lung Carcinoma yang Disuntikkan pada Tikus." Dalam
penelitian ini, tikus-tikus percobaan diberi suntikan Lewis Lung Carcinoma aktif (sejenis
kanker). Semua tikus yang tidak mendapatkan perawatan dengan Mengkudu mati dalam 9-
12 hari akibat kanker. Sedangkan tikus-tikus yang mendapat perawatan dengan Mengkudu
mampu bertahan hidup 105 persen hingga 123 persen lebih lama (40 persen dari tikustikus
percobaan tersebut hidup hingga 50 hari atau lebih). Studi ini diulangi beberapa kali
dan setiap kali Mengkudu terbukti secara signifikan memperpanjang umur-umur tikus yang
terkena kanker dibanding dengan tikus-tikus yang tidak dirawat dengan Mengkudu.
Singkatnya, hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa Mengkudu dapat menghambat
pertumbuhan tumor.
Setahun kemudian jurnal Cancer Letters (vol.3, tahun 1993) melaporkan penemuan zat anti
Dapatkan Kapsul Mengkudu Rp. 65 Ribu / 135 kapsul (Free Shipping)
http://www.ekafood.com
SMS/Telp. 0857-6816-7639 (Wahyu)
kanker/damnacanthal dalam ekstrak Mengkudu yang mampu menghambat pertumbuhan
sel-sel kanker.
Ada beberapa kasus pasien kanker yang mengkonsumsi sari buah Mengkudu dan menjadi
sembuh, antara lain kasus pasien Dr. Harrison (D.C. General Hospital), yang menderita
kanker hati dan pemhengkakan perut yang disebabkan oleh cairan yang berlebihan.
Selama 7 hari mengkonsumsi sari Mengkudu, bengkak pada perutnya berkurang secara
nyata. Pengujian haru terhadap cairan perutnya menunjukkan bahwa sel-sel kanker
tersebut telah lenyap.
Menurut Dr. Judah Folkman dari Harvard University, Mengkudu bekerja sinergis dengan
mikronutrien lain dalam menghamhat aliran darah yang menuju ke sel-sel tumor.
Mekanismenya hampir sama dengan minyak squalen (dari hati ikan hiu) yang mengontrol
pertumbuhan tumor otak dan memperpanjang usia tikus eksperimen dengan merusak alatalat
peredaran yang mensuplai darah menuju ke sel-sel tumor.
Menghilangkan Rasa Sakit
Kemampuan buah Mengkudu sebagai zat analgesik telah dikenal dalam sejarah
pengobatan tradisional, sehingga tanaman ini disebut "painkiller tree" atau "headache tree".
Riset-riset ilmiah telah membuktikan efek menguntungkan dari Mengkudu untuk mengatasi
rasa sakit. Pada tahun 1990, para peneliti menemukan adanya hubungan yang signifikan
antara dosis ekstrak sari buah Mengkudu dengan aktifitas analgesik tikustikus percobaan
(umumnya, semakin banyak digunakan, efek analgesiknya akan semakin kuat).
Banyak teori yang menjelaskan tentang bagaimana mekanisme kerja Mengkudu
menghilangkan rasa sakit. Salah satunya adalah teori Dr. Ralph Heinicke (ahli biokimia
terkenal dari AS) yang mengatakan bahwa xeronine-lah yang berperan dalam
menghilangkan rasa sakit. Hal ini dikaitkan dengan kemampuan xeronine menormalkan
protein pada sel-sel yang abnormal, termasuk sel-sel jaringan otak, tempat berasalnya rasa
sakit.
Beberapa kasus rasa sakit yang kronis seperti sakit kepala terus menerus, rasa sakit pada
otot saraf dan nyeri sendi disembuhkan setelah mengkonsumsi sari buah Mengkudu.
Anti-peradangan dan Anti-alergi
Senyawa scopoletin (hidroksi-metoksi-kumarin) sangat efektif sebagai zat anti-radang dan
anti-alergi. Literatur-literatur kedokteran melaporkan keberhasilan pengobatan pada
arthritis, bursitis, car-pal tunnel syndrome dan alergi dengan menggunakan scopoletin.
Bryant Bloss, MD, ahli ortopedi dari Indiana, AS melaporkan keberhasilan sari buah
Mengkudu menyembuhkan sakit punggung yang dialaminya dan juga 15 orang pasiennya.
Sementara itu, 8 orang pasiennya melaporkan bahwa sakit lutut (osteoarthritis) hampir
tidak terasa selama mengkonsumsi sari buah Mengkudu. Tiga dari pasien Dr. Bloss yang
menderita asma mengalami kemajuan dengan semakin berkurangnya batuk. Beberapa
pasien yang mengalami radang sendi juga mulai mengalami kemajuan secara nyata
setelah minum sari buah Mengkudu. Beliau menawarkan sari buah Mengkudu sebagai
makanan tambahan/suplemen, dan bukan sebagai obat kepada para pasiennya.
Dapatkan Kapsul Mengkudu Rp. 65 Ribu / 135 kapsul (Free Shipping)
http://www.ekafood.com
SMS/Telp. 0857-6816-7639 (Wahyu)
Anti-bakteri
Hasil penelitian yang dimuat darn jurnal Pacific Science (vo1.4, tahun 1950) melaporkan
bahma Mengkudu mengandung bahan anti bakteri yang dapat digunakan untuk mengatasi
penyakit jantung masalah pencernaan. Senyawa antraquinon yang banyak terdapat pada
akar Mengkudu ternyata dapat melawan bakteri Staphylococcus yang menyehabkan infeksi
pada jantung dan bakteri Shigella yang menyebabkan disentri.
Mengkudu bersifat anti bakteri terhadap: Bacillus subtilis, Escherichicr coli, Proteus
morganii, Pseudomonas aeruginosa, Salmonella montevdleo, Salmonella schotmuelleri,
Salmonella typhi, Shigella dysenteriae, Shigella flexnerii, Shigella paraciysenteriae BH und
III-Z, Staphylococcus aureus.
Dr. Robert Young, ahli mikrobiologi dari Utah, USA menemukan yeast molds dan jamur
beserta racun yang dihasilkannya dapat menyehabkan sel-sel sakit karena derajat
keasamannya (pH) meningkat. Dengan mengkonsumsi sari buah Mengkudu, keadaan
tersebut dapat diatasi karena Mengkudu membantu mengatur keseimbangan pH tubuh,
sehingga meningkatkan kernampuan tubuh menyerap vitamin-vitamin, mineral dan protein.
Mengatur Siklus Suasana Hati (Mood)
Salah satu kemampuan lain yang dimiliki oleh seopoletin adalah dapat mengikat serotonin.
Menurut Dr. Harrison (DC.General Hospital, USA) scopoletin dapat meningkatkan kegiatan
kelenjar peneal yang terdapat di dalam otak, yang merupakan tempat dimana serotonin
diproduksi dan kemudian digunakan untuk menghasilkan hormon melatonin. Serotonin
adalah salah satu zat penting di dalam butiran darah (trombosit) manusia yang melapisi
saluran pencernaan dan otak.
Di dalarn otak, serotonin berperan sebagai neutrotrcrnsmitter, penghantar sinyal saran dan
prekursor hormon melatonin. Serotonin dan melatonin membantu mengatur beberapa
kegiatan tubuh seperti tidur, regulasi suhu badan, suasana hati (mood), masa pubertas dan
siklus produksi sel telur, rasa lapar dan perilaku seksual. Kekurangan serotonin dalam
tubuh dapat mengakibatkan penyakit migrain, pusing, depresi, bahkan juga penyakit
Alzheimer.
Mengatur Siklus Energi Tubuh
Dr. Harrison juga melaporkan bahwa perubahan frekuensi energi tubuh juga disebabkan
oleh kegiatan positif sari buah Mengkudu. Efek yang ditimbulkan antara lain; dapat
menstabilkan gula darah, mengurangi rasa sakit waktu menstruasi, mengurangi keinginan
buang air kecil pada malam hari untuk pria yang mengalami pembengkakan prostat.
Menurut Dr. Heinicke (ahli biokimia dari AS), xeronine juga turut berperan dalam proses
siklus energi tubuh. Ia menjelaskan mekanismenya sebagai berikut, xeronine akan diserap
pada tempat yang berdekatan dengan tempat penyerapan endorphin dan bertindak
sebagai prekursor hormon (co-hormone) untuk mengaktifkan protein reseptor yang
memberikan perasaan enak/nyaman. Akibatnya orang akan merasa enak dan memiliki
banyak energi setelah mengkonsumsi sari buah Mengkudu.
Dapatkan Kapsul Mengkudu Rp. 65 Ribu / 135 kapsul (Free Shipping)
http://www.ekafood.com
SMS/Telp. 0857-6816-7639 (Wahyu)
Khasiat Utama
Riset tentang Mengkudu terus berkembang, baik dilakukan oleh para dokter maupun ahli
botani dan ahli biokimia. Penelitian difokuskan pada komponenkomponen/susunan kimia
yang dikandung Mengkudu dan efek terapetiknya terhadap berbagai macam penyakit.
Penelitian-penelitian tersebut menunjukkan bahwa sari buah Mengkudu dapat merangsang
sistem kekebalan tubuh, mengatur fungsi sel dan regenerasi sel-sel jaringan tubuh yang
rusak. Fakta yang menunjukkan bahwa Mengkudu dapat mengatur sel-sel pada tingkat
dasar dan kritis itu mungkin dapat menjelaskan mengapa Mengkudu dapat digunakan
untuk berbagai macam kondisi kesehatan.
Para dokter di Amerika sudah memberikan banyak laporan tentang keberhasilan
penggunaan sari buah Mengkudu terhadap pasien-pasiennya. Dr. Richard Dicks (dari New
Jersey, USA) mengatakan, "kami mulai menyadari bahwa kita harus kembali pada hal yang
mendasar dari tubuh kita. Apa yang dimaksud dengan metabolisme dalam tubuh adalah
membakar nutrisi. Sari buah Mengkudu melindungi tubuh kita dengan memberi nutrisi yang
dibutuhkan oleh tubuh."
Khasiat-khasiat Tambahan
Mengkudu memiliki khasiat-khasiat lain yang belum dibuktikan secara medis, namun
secara empiris telah banyak orang yang mengalami perbaikan dan peningkatan kesehatan
setelah mengkonsumsi sari buahnya. Beberapa problem kesehatan yang dapat diatasi
dengan menggunakan Mengkudu:
• Sistem pencernaan: Perut kembung, luka pada usus halus, radang lambung,
muntah-muntah dan keracunan makanan.
• Sistem pernapasan: Batuk,bronchitis, sakit tenggorokan, TBC, kolera, demam pada
bayi, sinusitis, asma.
• Sistem kardiovaskular: Kolesterol tinggi, penebalan otot jantung, meningkatkan
transportasi oksigen di dalam sel.
• Penyakit kulit: Luka bakar, luka, kudis, bisul, selulit, cacing kulit, ketombe, kurap,
dan radang pada kulit, borok pada kulit, dan masalah-masalah pada kulit lainnya.
• Mulut dan tenggorokan: Radang tenggorokan, gusi berdarah, batuk, sariawan, sakit
gigi.
• Gangguan menstruasi: Sindrom pramenstruasi, siklus haid yang tidak teratur, nyeri
pada waktu haid.
• Awet muda: Sari buah Mengkudu dapat digunakan sebagai tonik untuk mengatasi
keriput akibat proses penuaan.
• Penyakit-penyakit dalam tubuh: Diabetis, hepatitis kronis, sakit pinggul, sakit
kepala, gangguan fungsi ginjal, kencing batu, ganguan pada hormon tiroid.
• Defisiensi daya tahan tubuh: Penyakit virus Epstein-Barr, candidiasis kronis,
penyakit akibat infeksi virus HIV, kekurangan tenaga (AES=altered energy
syndrome).
Mengapa satu jenis tumbuhan dapat menyembuhkan begitu banyak jenis penyakit?
Riset ilmiah menunjukkan bahwa konstituen-konstituen di dalam buah Mengkudu memiliki
Dapatkan Kapsul Mengkudu Rp. 65 Ribu / 135 kapsul (Free Shipping)
http://www.ekafood.com
SMS/Telp. 0857-6816-7639 (Wahyu)
khasiat untuk merangsang respon pembentukan kekebalan tubuh, membersihkan darah,
mengatur fungsi sel, regenerasi sel rusak dan menghambat pertumbuhan tumor. Fitokimia
(zat-zat kimia alami yang terdapat pada tumbuh-tumbuhan) memiliki khasiat untuk
pencegahan penyakit dan kaya akan kandungan antioksidan. Mengkudu memiliki spektrum
fitokimia yang sangat luas, beberapa diantaranya hanya terdapat di dalam Mengkudu.
Fitokimia-fitokimia tersebut bersinergi satu dengan yang lain untuk menghasilkan khasiat
penyembuhan yang mengagumkan.
Dr. Joseph Betz, peneliti kimia dari FDA (Food and Drug Association) divisi Natural
Products Center For Good Safety and Applied Nutrition di Amerika mengatakan bahwa
beberapa percobaan telah menunjukkan bahwa sari buah Mengkudu dapat menenangkan
pergerakan otot dan mempunyai efek anti alergi.
Pada tahun 1992, Dr. Isabella Abbott, profesor botani dari Universitas Hawaii mengatakan
bahwa Mengkudu semakin banyak digunakan orang untuk mengatasi diabetes, kanker,
tekanan darah tinggi dan banyak penyakit lainnya.
Cara Konsumsi Mengkudu
Penggunaan Sari (Esktrak) Mengkudu
Mungkin ada yang berpikir bahwa hanya orang sakit saja yang
mengkonsumsi sari (esktrak) Mengkudu. Sebenarnya tidak demikian,
orang yang berada dalam kondisi sehat dapat saja mengkonsumsi sari
(esktrak) Mengkudu termasuk anak-anak. Tetapi sebaiknya orang yang
menjalani perawatan kesehatan memberitahukan pada dokternya bila ingin
mengkonsumsi sari (esktrak) Mengkudu. Dari bukti-bukti empiris diketahui
bahwa sari (esktrak) Mengkudu aman untuk dikonsumsi oleh anak-anak, wanita hamil dan
ibu yang sedang menyusui.
Berapa lama mengkonsumsi sari (esktrak) Mengkudu juga tergantung pada efek positif
yang timbul setelah mengkonsumsi. Sebagian orang mungkin membutuhkan waktu
beberapa bulan atau lebih baru merasakan efek yang signifikan, namun rata-rata hampir
setiap orang mengalami adanya perubahan setelah minum dalam beberapa minggu.
Lamanya waktu yang dibutuhkan untuk merasakan adanya perubahan setelah
mengkonsumsi sari (esktrak) Mengkudu tergantung pada beberapa hal:
• Tingkat keseriusan kondisi kesehatan
• Berapa lama waktu mengkonsumsinya
• Stress/tekanan yang dialami
• Terapi kesehatan yang tengah dijalani
• Jenis suplemen kesehatan lain yang sedang dikonsumsi
• Sebelum mulai mengkonsumsi sari (esktrak) Mengkudu, sebaiknya dipastikan
alasan apa yang memotivasi kita untuk mengkonsumsinya.
Berikut ini adalah beberapa alasan yang dapat dijadikan pegangan dalam mengkonsumsi
sari (esktrak) Mengkudu:
Dapatkan Kapsul Mengkudu Rp. 65 Ribu / 135 kapsul (Free Shipping)
http://www.ekafood.com
SMS/Telp. 0857-6816-7639 (Wahyu)
• Meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan dan memperbaiki kesehatan.
• Meningkatkan kekebalan tubuh.
• Lebih meningkatkan tanggung jawab terhadap kesehatan pribadi.
• Membantu penyembuhan tubuh setelah menga-lami luka atau pembedahan.
• Membantu penyerapan gizi dari makanan dan suplemen kesehatan lain yang
dikonsumsi.
• Memberikan nutrien-nutrien yang tidak tersedia dalam makanan yang biasa
dikonsumsi sehari-hari.
• Mencoba cara alami untuk terapi kesehatan dan penyembuhan karena metode
konvensional yang digunakan tidak memberikan basil seperti yang diharapkan.
• Memperkuat enzim tubuh, letak sel reseptor dan sel protein lain sehingga dapat
bekerja lebih baik.
Alasan Memberikan Sari (Esktrak) Mengkudu pada Remaja dan Anak-Anak
Ketika anak-anak memasuki usia belasan akan sangat menguntungkan bila mereka mulai
dibiasakan mengkonsumsi sari (esktrak) Mengkudu setiap hari, karena dapat membantu
mengatasi banyak proses transisi atau perubahan yang sedang dialami. Sari (esktrak)
Mengkudu dapat membantu menghaluskan kulit mereka yang mulai ditumbuhi jerawat,
menstabilkan suasana hati (mood), menghilangkan sakit pertumbuhan dan mempercepat
masa penyembuhan akibat kecelakaan.
Bayi sehat, balita, anak-anak yang berusia kurang dari 9 tahun mungkin tidak perlu
mengkonsumsi sari (esktrak) Mengkudu setiap hari. Bila kondisi mereka sehat, daya tahan
tubuh mereka sudah cukup kuat sehingga tidak memerlukan suplemen. Sebaiknya sari
(esktrak) Mengkudu diberikan bila tubuh mereka sedang kurang sehat.
Dosis Mengkonsumsi Sari (Ekstrak) Buah Mengkudu
Ada beberapa dosis yang dianjurkan dalam mengkonsumsi sari (esktrak) Mengkudu yang
dikaitkan dengan kondisi kesehatan pemakai.
.
Thursday, October 30, 2008
Hasil Kekayaan Daripada Mengkudu
Posted by Kelmok at 6:32 PM 0 comments
Labels: Mengkudu
Sunday, October 19, 2008
Keajaiban Pokok Maca
Maca, sejenis tumbuhan yang tumbuh melata di kawasan pergunungan di Amerika Selatan.
Pokok ini telah berkurun dikenali sebagai pokok ajaib yang menjadi penawar segala penyakit penduduk peribumi.
Maca telah menjadi perhatian seluruh dunia sekarang ini atas kesedaran tentang keajaiban khasiatnya.
Kalau pokok ini boleh diusahakan di Malaysia alangkah bertuahnya kita.Tentunya ia menjadi satu sumber pendapatan yang boleh menjana kekayaan baru kepada usahawan kita.
Kita boleh meraih pendapatan lumayan dan menguntungkan.Boleh jadi kaya,mungkin hingga bergelar jutawan.
Kalaupun tak dapat jadi jutawan tanam maca, kita masih boleh jadi jutawan dengan produk daripada maca, extremen dan extremewomen.
Klik pada banner di bawah:
Daripada tanaman melata kemudian ia ditanam sejak beribu-ribu tahun pada ketinggian melebihi 14,000 kaki, Maca telah menjadi sumber makanan dan ubat yang penting kepada penduduk tanah tinggi Peru. Di lembah Magic, Peru, sinaran matahari yang terik, udara yang nipis dan tanah organik yang subur menghasilkan beberapa jenis Maca organik yang paling kuat dan tulen!
Pokok Maca mempunyai sejarah yang menarik. Apabila orang-orang Sepanyol tiba pada 1533, pokok-pokok kecil ini disembunyikan sehingga hampir terpupus selama beberapa abad? Pada pertengahan dan akhir 1980-an, Lembaga Sumber Tumbuhan Genetik menyenaraikan Maca sebagai tumbuhan yang diancam kepupusan.
OEN mula menjelajah tanah tinggi Peru dan akhirnya, pada 1994, kami menjadi kumpulan pertama yang memperkenalkan dua puluh semaian akar Maca hidup dan mengagihkannya kepada beberapa tempat di Amerika Syarikat, Eropah, China, Jepun, New Zealand dan India.
Dakwaan tradisional mengenai kelebihan Maca dari segi kesihatan telah disahkan oleh kajian yang terperinci selama 40 tahun ke atas tumbuhan tersebut dari segi nilai makanan dan perubatan (Obregon, 1998). Fakta menyatakan bahawa Maca mempunyai nilai khasiat yang tinggi kerana ia mengandungi kira-kira 59% karbohidrat, 14% protein, 9% serat dan 2% lipid di samping komponen- komponen yang lain. ( Garro, 1972; Garro, Leon y Julca, 1993, dan Deni A., Miglluolo G.Rastrelli L., Saturnino P., dan Schefino O.; 1994; Cabieses 1997).
Kehebatan Maca pada kaum wanita terbukti pada produk ini (Klik pada banner)
Maca mengandungi:
1) Kuantiti asid amino asas yang banyak, seperti asid aspartik, asid glutamik, serina, glisina, arginina, valina dan lisin (Garro, 1972);
2) Asid-asid lemak: asid palmatik, asid linoleik dan asid lemak tepu;
3) Galian-galian (mg/100g), Fe 16.6, Mn 0.8, Cu 5.9, Zn 3.8, Na 18.7, K 2,050 dan Ca 150, serta
4) Vitamin-vitamin Timina (B1), Riboflavin (B2), dan Vitamin C (Garro, 1972 dan Deni A., et al, 1994).
Namun demikian, kepentingan utama Maca adalah hasil daripada penggabungan unsur-unsur khasiatnya yang tersendiri dengan komponen-komponen lain yang meningkatkan kesan-kesan nutrisi/ perubatan. Oleh yang demikian:
1) 4 jenis alkaloid yang dinamakan sebagai makaina 1, 2, 3 dan 4 telah dikenalpasti. Ia merangsang sistem pembiakan kedua-dua jantina (Chason, 1962; Garro, Leon, dan Julca, 1993); boleh juga diambil kira bahawa alkaloid dalam Maca boleh mengaktifkan hormon kalsitonin yang menyelaraskan metabolisme kalsium dan fosforus serta mengaktifkan parathonnon yang terlibat dalam metabolisme yang sama;
2) Kadar kehadiran asid-amino lisin dan arginina yang tinggi di dalam Maca turut memberi kesan ke atas penyelarasan kesuburan lelaki dan wanita ; arginina membentuk 80% daripada sel-sel pembiakan lelaki. Justeru itu, Maca boleh menyelesaikan masalah-masalah yang berkaitan dengan kekurangan asid-asid amino tersebut, yang mendorong kepada kekurangan nafsu seks dan mengakibatkan jenis-jenis ketidaksuburan tertentu ke atas lelaki dan wanita;
3) Antara komponen-komponennya ialah sterol-sterol tertentu, (Espinoza dan Poma, 1995); Brassikosterol, Ergosterol, Carnpesterol, delta 7.22 Ergostadienol, dan khususnya Sitosterol (Dini A. et al, 19940). Pembetulan masalah-masalah putus haid dan peningkatan kesuburan wanita juga disabitkan oleh sterol-sterol dan lisina Maca;
4) Glukosinolat-gluskosinolat juga telah ditemui, khususnya benzil isotiosianat (Johns, 1980); penulis tersebut telah berjaya menemui tumbuh-tumbuhan yang mengandungi glukosinolat seperti Maca, dimakan di seluruh dunia kerana kesan tindakannya ke atas proses hormon pembiakan, dan
5) Fruktosa, sejenis gula monosakarida dengan darjah kemanisan 173.3 , lebih tinggi kedudukannya daripada glukosa; fruktosa telah disyorkan untuk menentang kelesuan para atlit; fruktosa merupakan sejenis gula yang digunakan oleh plasma air mani untuk memberi tenaga kepada spermatozoid- spermatozoid.
6) Ujian-ujian ke atas katak, lembu, kambing biri-biri dan sesetengah pemerhatian yang dijalankan ke atas manusia menunjukkan :
i) Peningkatan kesuburan wanita dan penghasilan cecair air mani bagi lelaki.
ii) Haiwan- haiwan yang diberi makan dengan Maca mempunyai berat badan yang sama dengan haiwan-haiwan yang diberi makan dengan produk-produk lain, tetapi, haiwan-haiwan yang diberi makan dengan Maca didapati lebih aktif dan bertenaga, lantaran itu, boleh dikatakan bahawa Maca merupakan sumber tenaga yang hebat tetapi tidak menggemukkan;
iii) Haiwan yang baru lahir daripada haiwan betina yang diberi makan dengan Maca dilahirkan dengan berat badan yang lebih besar
iv) Ia mengawal penyakit riket dan osteomalasia di kalangan kanak-kanak dan golongan dewasa;
v) Ia membantu mengaktifkan semula keupayaan fizikal dan intelektual;
vi) Ia berkesan bagi melawan penuaan pramatang dan kelemahan oganik dengan kehilangan tenaga, dan
vii) Ia membantu mengawal pelbagai jenis anemia.
Posted by Kelmok at 5:11 PM 0 comments
Labels: Maca

